Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts

Tuesday, August 17, 2021

Informasi Study ke Jepang 2021 - Study in Japan by Jasso

 


Pandemik Covid yang nggak mereda hingga saat ini sepertinya membuat JASSO mengadakan pameran Pendidikan di tahun ini dengan cara LIVE. Sisi positif nya bakal bisa dengan mudah diakses oleh semua orang karena nggak perlu datang langsung ke lokasi event, tapi dampak negatifnya ya eforia nya nggak akan seperti kalo kita langsung datang ke lokasi buat ngobrol langsung dengan utusan dari setiap universitas. Buat temen temen yang mau join, langsung aja mampir ke link ini HALAMAN JASSO

Di link diatas juga kalian bisa ngeliat Universitas apa aja yang ikutan di event ini beserta jadwal lengkap kapan setiap universitasnya mengisi live session.

Jasso sendiri ini merupakan sebuah organisasi yang selalu mendukung Pendidikan khususnya abroad. Jasso setiap tahunya selalu mengadakan event2 maupun seminar yang menghadirkan puluhan hingga ratusan orang utusan dari universitas universitas jepang yang dihadirkan secara langsung ke negara tujuan, seperti Indonesia. Saya sendiri pernah sekali dateng ke seminarnya, amaze banget dimana kita bisa berkumpul di tengah prang prang dengan minat yang sama, trus juga kita bisa langsung mendapat informasi langsung dari orang dari institusi atau universitas yang bersangkutan. Untuk cerita lebih lengkap pernah saya buat di artikel ini

https://ardfootprints.blogspot.com/2017/09/study-in-japan-fair-by-jasso.html

Sebagai note tambahan, buat yang mau ikutan minimal harus tau Bahasa inggris ya, soalnya dulu waktu saya dateng ke seminar, orang2 nya orang jepang asli dan kita ngobrolnya pake Bahasa inggris atau jepang. Jadi persiapan aja. Tapi untuk system live nanti kurang tau juga, Bahasa yang dipake apa, trus apakah ada subtitle nya langsung atau translator nya apa enggak. Kalo misalnya ada, ya bagus dehh…

 

Baca selengkapnya

Friday, September 13, 2019

Ritech Expo 2019 Denpasar Bali




Kali ini saya mau share mengenai pengalaman saya di event Ritech Teknologi 2019, yang tepat diselenggarakan di Lapangan Renon, Denpasar, Bali. Sebenernya event ini udah akhir bulan lalu sih, tepatnya sekitar tgl 25-28 Agustus sih kalo nggak salah. Tapi ya kemaren2 banyak kegiatan jadi baru sempet nulis hari ini she, lebih tepatnya baru mood nulis hari ini, wkwkwk
Awalnya cuman iseng aja gitu pas di lampu merah ngeliat ada poster Ritech. Karena penasaran, langsung aja saya browsing di internet. Nah ternyata ini merupakan event tahunan dimana ada banyak institusi di bidang Pendidikan maupun bidang research yang akan berkumpul dalam satu tempat untuk memamerkan hasil penelitian mereka. Intinya sih di event ini kita bisa melihat sejauh mana perkembangan research yang ada di Indonesia dan kita bisa belajar serta banyak berkomunikasi dengan banyak para researcher dan intelek yang berasal dari seluruh negeri ini dalam satu tempat. Sekilas sih menarik banget, kebetulan juga tahun ini eventnya di selenggarain di Bali, kapan lagi cobaaa ada kesempatan kayak gini.
Pas hari H temen yang udah saya coba kontak buat nemenin ke event ini ternyata nggak bisa. Ya nekat aja sih karena emang penasaran banget. Langsung aja cusss sendirian. Begitu sampe parkiran, terlihat dah beberapa tenda yang gede banget. Awalnya saya kira dibikin stan terbuka memutar lapangan gitu, EHHH ternyata stanya ada di dalem tenda gede gitu… Bukan terbuka lagi itu mah udah hitunganya dalem ruangan, bukan dilapangan lagi sih Namanya…


Tenda yang dibangun cukup gede, di dalemnya ada puluhan, mungkin ratusan stan kali ya… Sebagian isi dari stan itu sih dari Universitas2 besar yang memajang hasil penelitianya, sebagian lagi ada Lembaga penelitian negeri, seperti LIPI trus ada juga perusahaan negara, seperti Pertamina, PT PAL, dan lainya dan juga disana terdapat komunitas komunitas yang pastinya bergerak di bidang teknologi.




Seru banget ngobrol2 dengan para penjaga stanya, dari sini saya bisa tau, kalo ada ternyata pertamina udah nyiapin sebuah terobosan untuk pengganti Gas LPG yang mereka sebut DME (Dimethyl Ether) dan juga saya dijelaskan bagaimana proses pembuatan dan kinerja dari DME ini sendiri. Di beberapa stan lainya juga ada beberapa mahasiswa yang mengembangkan Baterai Lithium, Hoax Analyzer, pendeteksi tsunami, alat bor, pengubah sampah menjadi energi minyak, Animasi, VR, Augmented reality, system Irigasi, Robot pemadam kebakaran, alat penyaring air, dan banyak lagi yang lainya, saya nggak inget satu satu sih, soalnya banyak banget, hehehe


Hampir semua stan sih saya ampirin, mulai dari Pertamina, Stan UGM, Stan PT PAL, LIPI, UI, UB, Pens, Ristekdikti dan banyak lagi stan lainya…. Puas banget dah pokoknya sama event ini. Jadi keinget masa masa pas masih jadi mahasiswa yang udah nggak asing lah sama event kayak gini. Baik sebagai pengunjung maupun penyelenggara event. Dengan banyak ngobrol dengan orang orang di sini jadi kerefresh lagi ilmu ilmu yang pernah dipelajari waktu kuliah. Rasanya memorial banget…. Event ini bukan Cuma memberi wawasan dan update teknologi. Tapi memberi kita akses untuk menjalin hubungan baru, memberi saya kesempatan untuk mengingat masa masa perjuangan sebagai mehasiswa yang merantau di negeri orang di kala itu. Walau menyulitkan tapi berkesan banget.






Sayang banget ini Cuma sekali ini aja, entah kapan tahun depan akan diselenggarakan dimana, yang pasti sih kayaknya bukan di Bali lagi…





Baca selengkapnya

Saturday, January 6, 2018

Open Stand Experience di Djafu (The Japan festival of Udayana) 2017

Nggak terasa udah memasuki tahun 2018 aja nih. Gimana resolusi yang udah dirancang untuk tahun 2017. Apakah semua udah berhasil terwujud?? Sepertinya biasa aja, nggak semua berhasil terlaksana seperti planning awal, walau begitu beberapa hal tak terduga terjadi di tahun 2017, and That’s Good. Back to topik, kali ini saya ingin ngeshare pengalaman saya di event DJAFU 2017. 


DJAFU (The Japan Festival of Udayana) merupakan salah satu event Jepang terbesar di Bali, event ini diselenggarakan oleh Universitas Udayana, khususnya oleh fakultas Budaya nya. Berbeda dengan saat tahun lalu, di Tahun ini, saya dan temen2 menyewa stan mencoba untuk menikmati sebuah Japanese event dengan sudut yang berbeda, ya tentu juga sekalian mengais rezeki. Ini merupakan pengalaman kedua kita membuka stan di Event jejepangan, sebelumnya kami juga membuka stan di event Bunkasai Stiba.


Sekilas jika dibandingkan dengan system penyewaan stan Bunkasai, Djafu ini memiliki proses yang lebih rapi, mulai dari proposal yang lebih lengkap, Denah yang sudah sesuai dengan kesepakatan, Panitia juga yang dapat memberikan bimbingan dan panduan yang sangat baik, di akhir pun semua peraturan di bawah dari perjanjian resmi yaitu MoU. Proses pra event saya bilang sih cukup baik. DI event ini kami menjual 4 menu, terdapat tambahan menu dari event sebelumnya, Primadona kami yaitu Bakso Bakar tetap dipertahankan, selain itu ada juga menu Pisang Nugget, dan sempol, untuk minumanya, selain soft drink, kami juga menjual es kelapa muda, yang satu ini merupakan menu dadakan, but in the end luamyan laris juga, hehehe


Hari H tiba, Event tahun ini diadakan di Taman Budaya Kertalanggu sama seperti event djafu tahun tahun sebelumnya. Seperti dugaan kami, Djafu memang tidak pernah mengecewakan. Kalo nggak salah ada sekitar 3000 tiket yang dijual, so yang pasti rame banget lahh, sejak pagi orang lalu Lalang untuk menikmati semua hiburan yang diberikan panitia. Stan kami mulai rame sekitar jam 10 an keatas. Apalagi menu Es Kelapa muda yang menjadi salah satu menu andalan kami di hari yang cukup panas. Hhe


Kami sebenernya cukup beruntung karena menyewa tenda stan tepat di depan tenda penonton, yang berarti stand kami bisa terlihat dengan mudah oleh setiap penonton yang berada di tenda, walaupun awalnya nggak sengaja juga sih ambil posisi disini. Flashback dengan event di Bunkasai, kami dijanjikan mendapat stand yang posisinya tepat berada di depan panggung, but in the end, stand kami malah di depan tembok sekolahan, so diluar ekspektasi banget. DI Djafu, positioning sepertinya sudah diatur sebagaimana rupa agar sesuai dengan perjanjian awal.


Saya pribadi nggak bisa sepenuhnya menikmati event karena harus sibuk melayani pembeli2 yang dating, beberapa kali juga saya harus keluar untuk membeli bahan2 yang ternyata habis di tengah2 jualan kami. But menyenangkan banget. Seharian ini seakan akan terdapat 2 musim, Pada saat siang panasnya luar biasa, seakan akan berada di gurun pasir, awan pun nggak terlihat. Namun ketika agak sorean, yaitu jam 2 an keatas, tiba2 hujan deres dateng, nggak lama sih. Tapi walaupun begitu antusias pengunjung tetap tinggi lohh, hingga akhir acara ini selalu ramai entaha kenapa mereka mau berpanas2 dan berdingin2an di event ini.


DI akhir event sekitar jam 7 an keatas, saya kira bakalan menjadi sepi dan bakalan berlanjut ke acara yang nggak jelas, maklum sebelumnya belum pernah mengikuti Djafu hingga malam. But, diluar perkiraan saya ternyata jadi makin rame. Ada beberapa show yang bagus banget, mulai pertunjukan flash mob panitia, kemudian ada dance apa ya namanya yang pake tongkat lampu tuh, nggak tau juga, terakhir ada guest star nya ternyata, hehehe saya ikit event tapi nggak tau kalo ada guest star nya, wkwk. Sungguh terlalu. Guest Star nya adalah Lumina Scarlet, dan ternyata setelah saya ingat2 dulu pernah juga nonton grup Lumina Scarlet waktu masih tinggal di Malang. Lumina scarlet tampil sangat berkesan sih menurut saya, lagu lagu yang dibawakan bagus bagus, lagu original mereka juga bagus, ini saya lagi searching2 lagu mereka di yutub juga, hehe



Menutup event ada Hanabi alias kembang api/ mercon yang diluncurkan, seru banget dahh, serasa bener2 genap dah tenggelam di event ini, capeknya jualan terasa, serunya show event juga terasa. Nggak salah sih kalo banyak yang bilang kalo DJafu ini memang salah satu event jepang terbaik di Bali. Mungkin memang event ini tidak sebesar event yang pernah saya kunjungi di Malang ataupun di Surabaya, tapi overall saya puas banget dengan event yang mereka buat. Thank you Djafu, semoga tahun depan bisa ikut berkontribusi di event ini lagi. Untuk liat keseruan Djafu taun ini, yuk tonton aja video ini:

Baca selengkapnya

Monday, November 27, 2017

Join Stan Projek Bunkasai Saraswati


Mungkin memang sudah menjadi hal biasa bagi seorang penggemar jejepangan seperti saya untuk mengunjungi japan festival. Sejak tahun 2014 ketika saya masih duduk di bangku kuliah saya, itulah pertama kalinya saya mengunjungi sebuah event jepang. Awalnya saya sangat tercengang, nggak menyangka bahwa orang yang menyukai budaya dan film2 jepang ternyata bukan cuma saya, tapi banyak banget. Pertama kalinya saya melihat orang menggunakan kostum sebuah karakter anime benar benar membuat saya berdebar, berdiri diantara orang orang yang menyanyikan sebuah lagu jepang bersama, bersorak dan mengayunkan tangan keatas, perasaan itulah yang pertama kali nya membuat saya merasa nyaman dengan event jejepangan. Saya yang awalnya merasa punya dunia sendiri ternyata tidaklah sendiri. Sejak saat itulah saya mulai menghadiri event2 jejepangan lainya.
Tahun ini menjadi tahun yang berbeda. Berawal dari perasaan jenuh menghadiri ke sebuah event dan selalu melakukan hal yang sama, yaa memang seperti itulah event, kadang memberikan hal yang membekas dan menyenagkan, terkadang hanya berjalan membosankan. Apakah saya harus berhenti menghadiri sebuah event? Mungkin, tapi saya merasa saya masih memiliki ketertarikan yang kuat tentang jepang, lagi pula beberapa event yang saya hadiri memberikan saya sebuah benih,  benih yang terus memberikan semangat untuk go through Japan. Saya masih punya impian untuk ke Jepang, baik untuk belajar maupun untuk bekerja. Saya nggak boleh menyerah, menjauhi sebuah event perlahan akan mengikis cita cita saya tersebut, saya harus terus berjuang dan berusaha untuk mengumpulkan semangat sedikit demi sedikit hingga suatu hari saya berhasil menggenggam cita2 saya.
Akhirnya, Saya pun berpikir ingin ikut berkontribusi dalam sebuah event jepang, bukan hanya sebagai pengunjung pasif saja. Banyak opsi yang ada di kepala saya. Apakah saya menjadi cosplayer saja? NOO, saya rasa saya bukan orang yang cocok untuk hal tersebut, Apa saya bergabung dengan komunitas? Mungkin opsi yang menarik, namun hingga saat ini pun saya belum menemukan komunitas yang sesuai dan bisa menggugah hati saya untuk bergabung. Hal terakhir yang terbesit di benak saya adalah, kenapa saya nggak menyewa salah satu stan saja,toh saya juga ada bisnis kecil di bidang desain, selain bisa berkontribusi di event saya juga bisa mempromosikan produk saya. Saya mulai menyimpan planning saya dan mulai mencari event besar terdekat, yaps sekarang saya mulai memilih2 event, dan hanya memasuki event2 besar yang sekiranya dapat memberikan dampak psikologis sebuah semangat kepada diri saya, bukan hanya sebuah event kacangan seadanya.
Ketika saya menemukan sebuah event yang cocok, saya langsung mencoba untuk menghubungi panitia. Beberapa teman saya yang saya ceritakan mengenai hal ini pun ingin bergabung dengan saya untuk menyewa stan. Saya yang awalnya hanya ingin untuk mempromosikan bisnis kecil saya sambil menikmati event dari sudut pandang yang berbeda pun akhirnya mulai berbelok, saya menerima ajakan untuk join, so kita menambahkan untuk menambahkan bberapa menu di stan untuk menambah penghasilan. Saya pikir ini bakalan jadi sebuah petualangan baru yang seru. Event pertama yang kami ikuti adalah Bunkasai di STIBA Saraswati.
Agak sedikit mengecewakan memang di event pertama ini selain karena saya sudah memesan stan yang berada tepat di depan panggung tapi saat hari H entah kenapa stan kami malah berada sedikit agak di pojok sehingga saya tidak bisa menikmati event secara langsung, agak sedikit berbeda dengan bayangan saya karena ternyata cukup lelah juga menjaga stand dan melayani pelanggan seharian. Namun banyak hal baru yang saya peroleh dari event ini, saya harus bertahan dan akan mencoba lebih baik lagi di event selanjutnya….






Baca selengkapnya

Friday, September 1, 2017

Study in Japan Fair by JASSO


Temen temen ada yang mau study ke Jepang?
Pas banget nih, oktober nanti ada Study in Japan fair lohh yang di selenggarain oleh JASSO, di event ini banyak banget perwakilan dari universitas maupun sekolah Bahasa yang hadir. Mulai dari yang sekolah negeri, sekolah Nasional, maupun sekolah swasta. Bukan cuman buat jenjang S1 aja, tapi ada yang S2, S3, maupun yang ingin mengenal budaya Jepang lebih dalam langsung disana. Kalian bisa Tanya Tanya langsung mengenai study ke perwakilanya langsung lohhh, seru banget pastinya. Langsung saya share aja ya jadwalnya untuk tahun ini, seperti di tahun tahun sebelumnya, japan fair ini hanya di selenggarakan di 2 Kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta dan Surabaya. Yang di adakan pada 7 Oktober (Surabaya) dan 8 Oktober (Jakarta).Berikut saya attach ss langsung dari website resminya.


Untuk info lebih lengkapnya nanti biasanya sih bakalan di share langsung melalui sosial media JASSO saat bulan Oktober nanti, jadi temen temen coba search dan like aja FP nya Jasso untuk mengikuti info terupdate nya.
Oh iya, event ini tahun lalu juga di adain di 2 kota yang sama pula juga, kebetulan tahun lalu saya ikutan. Tahun lalu sih saya mengikuti 2 Japan Fair study, salah satunya adalah event yang diselenggarakan oleh Jasso ini, dan menurut saya event dari Jasso ini lah yang paling besar ruang lingkupnya dan banyak banget informasi yang bisa saya peroleh.
          Sedikit cerita mengenai event di tahun lalu, saya hadir yang di Kota Surabaya. Japan Fair ini dibagi menjadi 2 tempat, di salah satu lobi terdapat seminar mengenai study ke jepang, kemudian di sisi lain ada deretan stan yang sudah diisi oleh puluhan perwakilan dari sekolah di jepang. Untuk seminarnya sendiri sih terbagi jadi 2 sesi, ada sesi pagi dan sesi siang, keduanya memiliki rundown yang sama, pembagian ini saya rasa cukup baik, saya yang saat itu datang kesiangan karena harus berangkat dari Kota Malang akhirnya tetep bisa untuk memperoleh informasi di seminar yang sesi kedua, seminar tersebut diisi oleh perwakilan langsung dari Jasso, sekolah maupun dari alumni yang sudah bersekolah di Jepang sana, banyak sekali informasi yang saya peroleh, mulai dari bagaimana system pendidikan disana, biaya sekolah, beasiswa, part time job, kehidupan disana, maupun detail mengenai sekolah di setiap kota. Seru banget pokoknya. Di seminar ini juga ada sesi talkshow nya, jadi kita bisa ikut turut aktif jika ingin mendapatkan informasi lebih rincinya.



Saya sendiri nggak mengikuti seminarnya hingga selesai karena keterbatasan waktu saya memilih untuk mendatangi lobi sebelah yang berisi deretan stan perwakilan sekolah. Begitu memasuki ruangan tersebut saya merasa begitu takjub, hiforia orang2 yang memiliki kemauan kuat untuk melanjutkan study di jepang begitu terasa kental. Oh iya saya pergi ke event ini bersama dengan sepupu saya yang juga memiliki interested yang sama terhadap study di Jepang. Kita mulai menghampiri stan pertama yaitu Waseda University, berbagai pertanyaan saya ajukan, hhe sepertinya agak sulit untuk bisa lolos di Universitas ini, hhe apalagi untuk scholarship hunter dengan kemampuan pas pasan saya. Saya juga mencoba mengunjungi stan Risumeiken University dan bahkan di beri aksesoris dari Ritsumeiken katanya karena saya aktif bertanya, baik banget Ibu yang ngejaga stan satu ini, bukan cuma ngasih informasi panjang lebar, tapi juga ngasih hadiah J.
Ada juga Universitas yang menawarkan untuk melanjutkan S2 di bidang animasi, dan tanpa memandang apa gelar S1 nya kita bisa tetap mengambil jurusan Animasi di S2, katanya sih nanti akan dibimbing, saya lupa sih nama universitasnya, yang saya inget itu universitas Swasta, cuma ya itu Biayanya mahal, hhe. Berbagai stan lain juga saya saya mampiri, Tokyo International University, Chiba University, Shizuoka University, Kansai University dan bahkan saya juga mampir ke stan sekolah Bahasa di Jepang. Oh iya saya ingat kalo di kansai University ini ada tawaran yang menarik lohh, kalo biasanya kita butuh kemampuan setara N2 untuk bisa go through ke S2 di Jepang, di Kansai ini mereka punya program kelas belajar Bahasa Jepang dulu di sekolah mereka selama 1 tahun secara intensif untuk mengejar jenjang N2 setelahnya (kalo di sekolah bahasa lain biasanya 2 tahun) di Kansai ini setelah setahun belajar kita punya peluang untuk masuk ke Univ nya cukup besar, Cuma disisi lain yaa karena kita harus belajar secara intensif, maka kita tidak diperbolehkan untuk bekerja part time selama setahun awa itu, hhe. Kemudian kalo untuk jumlah pelajar Indonesia terbanyak disana sih tetap dipegang sama Ritsumeikan University.





Oh iya, di japan study fair ini sebagian besar yang ngisi stan nya orang jepang lohh, nggak sedikit juga yang masih muda dan cakep cakep :), jadi jangan sampai terpikat dan lupa tujuan awal yaa, hhe. Trus juga, beberapa logat Bahasa inggrisnya mungkin sedikit sulit dimengerti, bagi temen temen yang pengen hadir ke acara ini persiapin diri aja, hhe, tapi Cuma sebagian kecil aja kok, kebanyakan sih udah enak Bahasa inggrisnya, beberapa bahkan udah punya translator orang Indonesia J. Buat temen temen lulusan SMA yang pengen banget kuliah di Jepang disini kalian bukan cuman bisa dapet informasi mengenai Sekolah disana aja lohh, kalian juga bisa dapet informasi mengenai EJU, dan bimbingan langsung dari pihak JASSO maupun dari pihak swasta lain untuk mempersiapkan diri untuk study ke Jepang. Lengkap banget dah pokoknya informasi yang bisa kalian dapetin di event ini, CMIWW…. Hanya saja tahun lalu salah satu Univ inceran aja ternyata nggak bisa hadir di Surabaya, yaitu Keio University, dan hanya bisa dateng di Jakarta aja, tapi walaupun begitu overall event ini bener2 sangat membantu untuk membuka wawasan saya mengenai study ke Jepang J.

Semangat,   Ganbatte Guys
Baca selengkapnya

Thursday, January 5, 2017

Denpasar Heritage Fest (Menyambut Tahun Baru 2017)


Late post sih, Udah lama nggak nulis. Akhir akhir ini lagi banyak latian buat belajar ilustrasi. Ada rencana buat ngaktifin blok mixsketch sih dalam waktu dekat ini. Insha Allah lah buat jadi salah satu planning di 2017 ini. hehe
Nggak terasa banget 2016 telah berlalu. Tepat juga sekitar setahun yang lalu saya pertama kali membuat tulisan di blog ini. Tulisan yang tertulis dari hati akibat keputus asaan yang menghantui saat itu, haha. Di tahun baru ini, saya nggak ada planning yang spesial, planning awal sih palingan cuman tiduran aja dirumah “Nothing special”.
Di Denpasar sendiri, tempat yang biasanya paling rame dikunjungi pas tahun baru itu ya alun alun Kota atau biasanya disebut puputan. Seperti di tahun tahun sebelumnya, di tahun ini ada perayaan besar di alun alun kota. Tema nya sih “LAMA KINI DENPASAR HERITAGE” definisinya sih Warisan Denpasar lama dan kini, gitu kali ya. Event tersebut diadakan mulai dari tanggal 28 Desember sampe ke tahun baru.


Event tahun ini look nya keren banget, banyak banget property pendukung event, hiasan hiasan yang menarik banget, serta stan stan yang menjajakan berbagai makanan aksesoris, maupun jasa. Karena ditahun sebelumnya saya nggak dateng jadi saya nggak bisa ngebandingin dengan tahun lalu. Saya sempat 2 kali dateng nih ke alun alun bareng sahabat sahabat seniman dari galleard, yang pertama tgl 27, pas banget waktu itu acaranya belum dibuka karena baru resmi dimulai pada esok harinya. Tapi walau pun masih sepi, semua property udah kepasang, banyak banget spot foto yang bagus. Para pengunjung pun udah banyak yang dateng buat selfian maupun gruvian berlatar belakang spot-spot yg telah disediakan.




Kemudian yang kedua, saya dateng di tanggal 30, saya dayang lagi karena penasaran dengan acara intinya, kali ini pemandanganya berbeda, rame banget. Banyak banget lampu kelap kelip, langit langit dipenuhi oleh pemandangan paying paying yang digantung rapi. Stan yang dihiasi oleh lampu yang berkelap kelip. Hiasan kertas yang terpampang sepanjang jalanan. Bener-bener aura yang luar biasa. Kalo di Malang mungkin ini mirip dengan Malang Tempoe Doeloe, namun lebih berkelip dan lebih modern. 

Kita keliling keliling mantengin setiap stan yang ada. Banyak bangetlah, mulai dari stan makanan, pakaian tradisional maupun modern. Aksesoris, komunitas, cafĂ©, dan lainya, lengkap deh pokoknya. Pedagang asongan juga banyak yang berkeliling mengenakan aksesoris khusus berkelip, yang membuat suasana menjadi lebih seru. Tempat pertama yang saya singgahi adalah salah satu stan kerajinan tangan. Disana banyak dipajangan kerajinan dari bahan alami, seperti kapal, perahu, yang didesain begitu indah dan detail yang menarik. Saya suka banget salah satu hasil karya mereka. Saya jadi tergugah untuk membuat hasil karya sendiri, teringat deh dengan impian ingin membuat dan memodifikasi desain “Sunny Go” versi saya sendiri. Hehe







            Oh iya, Selain itu juga disini juga ada stan kesehatan, saya sempat tuh mampir ke salah satu stan yang menawarkan pemeriksaan mata gratis, hhe. Akhir akhir ini saya ngerasa seperti mata saya cepat Lelah da nagak remang remang gitu kalo ngelihat jarak jauh, mungkin aja saya udah kena minus di mata saya. So tanpa basa basi lagi saya nyoba deh meriksain, mumpung gratis, hhe. Meriksanya pake alat gitu, sekilas mirip dengan mikroskop atom gt, tapi lebih besar dan ada tatakan dagunya. And finally, ternyata mata saya sehat, nggak ada minus sama sekali, Alhamdulillah lahh, sepupu saya yang juga ikutan periksa ternyata tanpa disadari terdapat minud di matanya, mungkin karena kebanyakan main game kali ya, tapi cuman minus setengah kok.



Lanjut berkeliling, kita juga singgah dan hunting di beberapa stan lainya, kebetulan kenalan saya ada yang ngejaga salah satu stan distro sih, so mampir kesana juga. Disana juga kita dapet tawaran kupon untuk liburan ke waterpark dan karaoke diskon murah banget, haha SIKATT…  Petualangan diakhiri dengan menonton salah satu konser band, yang saya kurang tau sih band apa yang tampil, kita duduk di ujung lapangan sambal menikmati suasana keramaian malam, keramaian event menjelang malam tahun baru di esok hari, jika hari ini aja udah rame banget gimana besok yaa. Haha.





In the end, di esok hari di hari H menjelang tahun baru, saya cuman diam dirumah sambil menikmati suara kembang api dimalam tahun baru ditemani oleh acara tv yang luamyan apik pada malam itu. Malam tahun baru berlangsung seperti malam malam sebelumnya Nothing Special, but  memang sebenarnya nggak ada yang perlu dirayain sihh, apa gunanya tahun baru kalo kita sendiri nggak mempunyai visioner yang lebih baik kedepanya. Mestinya kita sendiri yang harus memperbarui diri kita sendiri sebelum menyambut tahun baru. Saya sendiri belum mempunyai resolusi yang matang untuk setahun kedepan, kehidupan saya di 2016 benar benar diluar dugaan, target yang sudah ditargetkan, belum juga berhasil tercapai, jadi ditahun 2017 ini saya belum berani melangkah terlalu jauh terlebih dahulu, saya harus lebih matang dalam merencanakan sesuatu agar segala sesuatu dapat berjalan sesuai rencana. Mulai melakukan perbaikan diri besar besaran, perkuat diri setelah itu baru memperluas cabang. Hope the best aja lah buat tahun 2017 ini. Semoga semua mimpi yang kita inginkan di tahun ini bisa tercapai dan sesuai dengan planning yang telah kita rancang.



Baca selengkapnya

Friday, December 9, 2016

The Japan Festival of Udayana (D'JAFU)

Kali ini saya akan membahas event D’JAFU. Event ini diselenggarakan oleh FIB universitas Udayana. Sejak awal sih udah exited banget sama event ini, katanya ini merupakan event terbesar di Denpasar, bahkan mungkin di Bali. Untuk mengikuti event ini fee yang dikenakan untuk Event ini dimulai kalo enggak salah sejak jam 10 pagi hingga jsekitar jam 9 nan, saya juga kurang tau karena saya nggak ikut keseluruhan acaranya sampai selesai. Acaranya sendiri bukan diadakan di Universitas seperti event2 univ lainya. Tapi diselenggarain disalah satu area terbuka yang cukup luas yaitu di kertalanggu. Udah ketebak sih gimana panasnya kalo dateng ke event siang2. Mungkin di UNUD nggak ada lokasi yang cukup luas untuk event ini

Area Panggung Kertalanggu, Denpasar, Bali

Pintu masuk depan

Saya dan rekan saya datang sekitar jam set 2 siang. Waktu itu sih matahari masih terik banget, awalnya sih saya kira jam seginian bakalan sepi disana, pengalaman dari event2 sebelumnya sih yang biasanya ramenya sekitar jam 3 an keatas disaat matahari udah agak turun. Tapi pas nyampe lokasi waaww, diluar dari pemikiran saya, dilokasi event udah rame banget, parkiran bejibun baik motor maupun mobil. Ketika kami masuk kedalam lapangan kertalanggu, wahh ramenya udah ada banyak banget orangnya, hiasan hiasan ala ala khas Jejepangan, pohon sakura buatan, dan gantungan2 unik terpampang ketika saya masuk kedalam, aura nya bener bener jepang banget. Dari sini saya udah ngerasa feel better lahh sama nih event.

Salah satu stan

Masuk lebih dalam, disana terdapat banyak stan di sisi kiri dan kanan dari lapangan. Mulai dari makanan, minuman, stan info pendidikan, buku buku, baju, aksesoris, juga ada stan komunitas. Cukup lengkap sih menurutku. Nggak seperti event lain di bali, di event ini untuk stan komunitas action figure, bener bener di pampang berbagai action figure, jadi kita bisa ngelihat dan bisa take foto deh bareng action figure nya. Stan lainya juga banyak yang menarik minat saya untuk mengunjungi dan berlama2 di stan, saya banyak melihat buku2 jepang, kemudian ada juga games, selain itu bagi penggemar one ok rock dan jkt48 juga bisa bergabung dengan komunitas disana. Bener bener rame lah disana.
Untuk acara intinya sih seperti event2 lainya, ada beberapa band, ada coswalk, dance cover, dan lainya. Tapia da salah satu acara yang seru, yaitu flashmob. Awalnya sih saya kira cuma dance biasa aja dari mascot, tapi lama kelamaan, panitia pada ikut juga, music pun berubah ke lagu “fortune cookies nya Jkt48” makin banyak orang yang ikut dance, salah satu rekan saya pun juga ikut gerakanya, pada akhirnya saya pun ikut, hehe. Seru banget lahh pokoknya.
Di event ini saya udah nggak banyak foto2 bareng cosplayer lagi. Saya melihat sisi lain dari sebuah event, saya rasa saya sudah semakin dewasa, hhe. Melihat antusiasme dari para pengunjung yang luar biasa membuat diri saya merinding. Saya pun ikut terbawa suasana, berkeliling di event ini mencari raut raut yang tak pasti, hehehe 

Si Ais dan Falen

Rekan Galleard, bareng si marshmellow, hehe

Nah ini


Salah satu action figure yang dipajang

Performs cosplayer

Met wth old friend in there

MC

Cosplayer

Native Jepang yang ramah banget



Antusiasme pengunjung

Taraa..... Guest Star di Event ini

Nggak salah lah kalo ini dibilang event terbesar di Bali. Walaupun mungkin memang jika saya bandingkan dengan beberapa event di area Jawa masih sedikit kalah, tapi untuk ukuran event di bali ini sudah sangat bagus banget. Kemudian sorenya ada pertunjukan tradisional jepang, seperti tarian2 gitu, kurang tau juga sihh, tapi pertunjukan ini jadi penutup yang seru buat saya, bagus banget performnya, anak2 kecilnya lucu2. Sebenarnya bukan penutuo event sih, masih ada lagi acara setelahnya cuman saya udah harus pulang, karena masih mengemban tugas berat dari Hokage, hhe. Yup saya nggak ikut eventnya sampai malam, so saya nggak bisa nyeritain gimana acara malemnya. Buat temen2 yang pengen liat lebih jelas gimana sih D’JAFU itu bisa liat nih video yang saya buat dibawah:


Di event ini, menurut saya sih pengunjungnya ramai banget kayak event di Egao Matsuri STIBA, trus untuk performance dari cosplay dan band nya bagus banget mirip dengan di event di Seishun No Matsuri. Bisa dibilang event ini mungkin seperti gabungan dari event2 besar di Bali. hehe ini Cuma pendapat pribadi saya sih… berhubung ini merupakan event dengan tema festival jadi saya membandingkan dengan event2 festival juga. Di Bali sendiri banyak event2 jejepangan yang walaupun nggak bergenre real festival, tapi juga seru seru kok. Nah event ini merupakan salah satu referensi bagi temen2 di Bali maupun di Luar bali yang suka dengan dunia Jepang, ataupun para otaku dan hikikomori pas banget nih, kalo kalian lagi ada di Bali bisa datengin nih event, Event ini biasanya diadakan di bulan November setiap tahunya. Untuk info event2 lainya klik link disini EVENT JAPANESE FESTIVAL DI BALI
Baca selengkapnya